IN THE NAME OF ALLAH, THE MOST BENEFICENT, THE MOST MERCIFUL..

Wednesday, January 26, 2011

Senyumlah walau pada sesiapapun...

Memberi tidak semestinya dengan niat kita akan inginkan balasan. Berikanlah senyuman yang ikhlas kepada sesiapa sahaja yang yang kita temui. dengan senyuman itu, dapat menggembirakan hati orang lain. dengan seukir senyuman juga dapat menjalinkan silaturrahim.

Betapa indahnya ciptaan Allah swt. Subhanallah!... Kuasa senyuman mampu menenang hati...
kuasa senyuman juga mampu meredakan amarah...

Memori menggamit di ingatan..

Saat tidurku di ganggu sang adik...
Nafsu amarah menguasai diri...
namun,, satu senyuman setulusnya di ukirkan...
dengan kata-kata meminta di masakkan sesuatu kerana lapar...
tatkala itu, bingkas dari pembaringan...
berfikir sejenak...
saat hatiku berbisik...
aku menyayangi adikku lebih dari ku menyayangi masa tidurku...
dan aku berlalu ke dapur.....=)

Berfirman Allah Taala yang bermaksud....


"Wahai anak Adam, sekiranya baik agama, daging dan darahmu maka akan baiklah amalan, daging dan darahmu.

Janganlah kamu menjadi seperti lilin yang membakar dirinya dan menerangi manusia lain.

Buangkanlah rasa kecintaan terhadap dunia dari hatimu, kerana Aku tidak akan himpunkan selama-lamanya dua cinta iaitu cinta dunia dan cinta terhadapKu dalam satu hati.

Kurangkanlah keghairahanmu pada mengumpulkan harta kerana rezekimu telah pun diperuntukkan.

Sangat bakhil itu haram dan kikir itu tercela kerana sesunggunya nikmat itu tidak akan kekal. sesungguhnya bermati-matian pada mengumpulkan harta itu celaka.

Ajal itu telah ditetapkan dan kebenarannya sudah di ketahui. sebaik-baik kekayaan itu adalah qanaah.

sebaik-baik bekalan itu adalah taqwa. sebaik-baik yang diberikan kepada kamu adalah kesejahteraan (pada badan, iman dan amal)."

RAHMAT ILAHI.......


Ternyata kasihMu tidak pernah menyepi,


Rahmat dan kasih sayangMu tidak pernah bertepi,


Pada hambamu yang tidak pernah menyedari,


Hamba yang dulunya selalu lalai dalam mengingati,


Namun janjiMu tidak pernah Kau mungkiri,


Ampunkan aku yang dulu alpa dengan janji,


Saat kesaksian sebelum menjengah duniawi,


Islamku kerana keturunan tanpa kuselidiki,


Sebagai adat tanpa mahu mendalami agama yang kuanuti,


Seolah-olah itu kujadikan tiket melepaskan diri,


Namun satu saat aku tergamam sendiri,


Perpisahan dengan orang yang kusayangi,


Menjadi titik tolak ku mencari,


Ku mencari dan terus mencari,


Dalam pencarian dan harapan mencari diri,


Kutekadkan diri bersumberkan kata hati,


Kerna sinar cahaya yang Kau beri pada hati kecilku ini,


Dan ku sedar betapa aku terlalai dan terlelap,


Ternyata keislamanku sebelum ini hanya menutup aurat,


Walaupun kadangkala ku sarungkan celana ketat,


Islamku selama ini hanya solat,


Yang terkadang kurang kerana liat,


Rasa takut pada azabMu yang pedih,


Dalam kerendahan diriku bertaubat dan berserah,


Menginsafi diri yang terleka dengan dunia dan mohon maghfirah,


Lalu hati yang kering kusuburkan dengan kalimah zikrullah,


Tanpa gundah ku aturkan langkah,


Membetulkan khilaf dan salah,


Bermujahadah lalu kembali pada fitrah,


Ternyata ISLAM itu indah,


Sesungguhnya aku teramat bertuah,


Dalam pencarian hakikat diri,


Kutemui cintaMu yang abadi,


Lalu kuhulurkan hijab menutupi diri,


Ku terasa damai di hati,


Iktilatku jaga sepenuh hati,


Tenang itu menggamit sanubari,


Betapa agungnya kebesaranMu Ya Tuhanku,


Ad-din ku amalkan setulus hati nuraniku,


Basah airmata saat bertahajjud padaMu,


Terlena dalam zikir cinta padaMu,


Bibirku basah dengan ayat-ayat cintaMu,


Ku sematkan selawat pada kekasihMu,


Kulakukan demi cintaMu yang tidak pernah luntur buat hambaMu,


Ku pohon padaMu ya Allah,


Berikan nikmat islam dan Iman buatku,


Selama roh dan jasad ini bersatu,


Izinkan ku selamanya merasai nikmat cinta dariMu,


Redhakan aku dalam hidupku,


Izinkan aku mendapat husnul khatimah,


Izinkan aku bersama para muslimah,


Dan segala kulakukan dalam istiqamah,


Peliharalah iman seorang hamba bernama Hafizah...


Monday, January 17, 2011


"SATU CINTA"


"Ku momohon dalam sujudku padaMu,

Ampunkanlah segala dosa dalam diri,

ku percaya Engkau bisa meneguhkan,

pendirianku...keimananku...


Engkau...satu cinta,

yang selamanya aku cari,

tiada waktu ku tinggalkan,

demi cintaku kepadaMu,

walau seribu rintangan,

kan menghadang dalam diri,

ku teguhkan hati ini,

hanya padaMu ku pasrahkan.......


Oh Tuhan selamatkanlah hamba ini,

dari segala fatamorgana dunia,

Oh Tuhan jauhkanlah hamba ini,

dari hidup yang sia-sia......."


Bait- bait lagu satu cinta menusuk terus ke dalam hatiku....

Seakan-akan keadaan yang pernah kualami...

yang kucari dengan sepenuh hati nurani...

seakan melahirkan satu getaran pada diri....


Ya Rabbi,

CintaMu mengagumkan aku...

KasihMu selalu menyedarkan aku...

walaupun keseorangan, aku tidak pernah sendirian...

Alhamdulillah....

Saat ini ku panjatkan kesyukuran...

atas segala rahmatMu yang tidak pernah berkurang...

ya Ilahi,

Terimalah taubat hambaMu ini...

Saat bulan indah bertemankan bintang...

ku hilang dalam cintaKu....

Tenggelam dalam rindu yang menjengah kalbu...

Menyebut namaMu,


Ya Tuhanku,

Biarkan aku begitu,

Sesungguhnya ketenangan itu,

Menyuburkan cintaku padaMu,

Jangan mengujiku dengan membawa aku dariMu,

Kerna aku ingin selalu,

Bertemankan kekasihKu,

Dalam sepi dingin malam....


Wednesday, January 5, 2011


KETULUSAN HATI
Sedihku sakitku ku terima,

Kurela ku pasrah jalanku,

Ini suratan aku di coba,

Demi rahmatMu ku memohon,


Ya Allah redhai kutulusan hati,

Ya Allah beri aku ketabahan

Ya Allah aku sanggup berkorban,

Demi rahmatmu Ya Allah,


Di dunia yang sarat godaan,

Ku mohon dosaku ampunkan,

Ingin bahagia dunia akhirat,

Turunkan rahmatmu untukku....
- marshanda-


Mungkin sebelum ini tulusku bukan sepenuh hatiku saat mengatakan aku cinta padaMu ya rabbi,

mungkin waktu itu aku masih mengharapkan cinta selain dariMu,

tega mengharap kasih dari insan yang tidak halal bagiku,
dia yang pernah singgah di hati,
Saat cintaMu belum ku jumpai,
Namun...

Saat ku tekadkan untuk menjauhkan diri darinya,

Saat aku sedar ikhtilatku harus ku jaga,
Saat taubatku ku lafazkan seikhlasnya,
Telah ku serahkan segalanya padaMu ya ilahi,
Namun aku keliru...

Mengapa ada pilu???
Mengapa sendu berlagu di kalbu???


saat walimah tercoret namanya ku terima,

Dengan sekalung doa ku titipkan,

Mengharapkan dia sentiasa sentosa,

Ini dugaan untukku ya Allah,

Tabahkanlah hati ini,

Semoga rawan hati ini sembuh,

Semoga ada sinar di hadapanku,
Binbinglah aku dalam ke jalanMu,

InsyaAllah..

Mungkin ini dugaan untukku...

~see and practise~

sape suh ikot???